Everything is only things until we read and comment it

..::a simple reflection of us to face the real world::.

Archive for May 12th, 2010

baru saja hampir terjatuh karena belitan kabel charger:(

with 2 comments

Sekali lagi muncul unek-unek…

Kapan ya ada wireless electricity charger seperti halnya Wi-Fi, biar kalau pas baru nongkrong di suatu tempat sambil internetan di laptop kalau pas batre menjelang habis tidak perlu mengulur kabel chager dan mencari atau bahkan berebut stopkontak dengan pengguna yang lain, namun cukup dengan menyalakan tombol wireless electricity charger di laptop seperti halnya menyalakan tombol Wi-Fi dan kemudian..tadaaaaaaaaaaaaa batre laptop pun terisi kembali…….

Bermimpi boleh dong

Written by dr. Gama Diswita

May 12, 2010 at 16:50

From BB curve 8310 to 8320

leave a comment »

Akhirnya punya juga sebuah handset Blackberry Curve 8310 Titanium dengan carrier Vodafone. Setelah membuat tulisan pro-cons tentang BB akhirnya saya malah dihadapkan dengan kondisi pekerjaan yang mengharuskan saya untuk bisa mengakses email secara real time dan tuntutan respon akan jawaban email menyangkut pekerjaan yang cukup cepat. Nasib, kualat kali bikin ulasan kemarin.untung saya tidak bikin ulasan pro cons tentang volkwagen caravelle:D,bisa-bisa kualat trus dipaksa beli caravelle:D hue hue

Yap!,pertama kali yang muncul dikepala saya adalah pusing membayangkan berapa harga sebuah handset BlackBerry, mahal!.tapi tunggu dulu, mahal tidaknya sebuah barang itu relatif dibedakan dari tingkat manfaat yang didapatkan. Sesuai hukum ekonomi ala saya, minat utama saya adalah mencari handset yang tidak terlalu mahal tapi bisa dioprek sepuasnya:D

Setelah menimang-nimang isi dompet dan meminta masukan dari para dedengkot BlackBerry akhirnya terpilihlah handheld BlackBerry Curve 8310 titanium versi limited dengan carrier Vodafone untuk menemani aktivitas saya. Thanks buat bro di Surabaya yang telah membantu memilihkan handset yang tepat untuk saya. Tepat, Murah, dan dibawah harga pasaran..serta resmi dengan segel ditjen postel untuk menjamin kenyamanan berakses menggunakan blackberry service.

Kesan pertama menggunakan handheld is,amazing sekaligus bingung:D. That’s very rare machine with specific interface, unlike windows mobile. Banyak item dan icon baru yang sama sekali berbeda dengan device yang lain. Sampai harus dipandu via telpon untuk mengeset blackberry servicenya..then it has been done..push email aktif, bb messenger jalan, browsing cepat, bisa register sampai 10 alamat email. Busyet begitu salah satu alamat email yang saya khususkan untuk milis diregisterkan ke blackberry service langsung deh inbox Curve saya dipenuhi oleh ratusan emailL.

Yang bikin saya puas, selain push emailnya, kita bisa mengunduh file lampiran yang disertakan dalam email sekaligus melakukan beberapa koreksi terhadapnya, efektif!, fitur fun yang cukup cerdas lagi yang menurut saya sangat berguna adalah fitur silent yang otomatis dijalankan pada saat handset masuk kedalam leather casenya.

Batere irit, cukup bermanfaat dengan aktivitas penggunaan handheld saya yang cenderung ‘diluar kewajaran’.

Yupe, tapi handset ini tidak bertahan lama, secara teman ada yang menawar handset saya dengan harga yang reliable dan kebetulan setelah hampir seminggu bercengkerama dengan Curve saya mulai menemukan sebuah handset blackberry idaman yang wajib saya miliki, yaitu BlackBerry Curve 8320 dengan carrier ROGERS asli Canada warna hitam. Blackberry seri terbaik dari kanada yang banyak dibicarakan dan dicari oleh para blackberryzm.Pertama kali di Indonesia…kebetulan pula ada teman yang berbaik hati membawakan pesanan saya dari Kanada.

Dan hari ini, Jum’at 06 Februari 2009 jam 09.00, InsyaAllah BlackBerry Curve 8320 Black Rogers saya datang..Welcome..willkommen..benvenuto

Say Thanks to my titanium BlackBerry Curve 8310..it’s very workfull

Gak

Written by dr. Gama Diswita

May 12, 2010 at 16:43

Blackberry, jawaban atas keinginan mobile internet 6 tahun yang lalu….

leave a comment »

Kalau blog saya lebih banyak berisi tentang mobile phone dan sejenisnya tentu saja wajar, karena sebagian minat saya ada di sini dan sejak awal mula blog ini juga merupakan ruang imaji saya dalam menuangkan berbagai hal yang ada di kepala saya. Kalau lebih banyak tentang gadget dan yang sejenisnya tentu saja itu bukan sesuatu hal yang harus dipermasalahkan bukan.

Kalau melihat pertumbuhan penggunaan mobile internet yang begitu luar biasanya  terutama sejak berbagai situs jejaring sosial dan aplikasi instant messaging mulai diterima oleh masyarakat luas, my mind spins quickly to 6 years ago, yap, tahun 2004 adalah waktu dimana saya mengenal handset multimedia pertama saya yaitu Nokia 3660. Berbekal kartu pascabayar Matrix dari Indosat yang waktu itu mengeluarkan promo akses internet unlimited ‘hanya’ Rp. 25.000,-/ bulan itulah akhirnya saya mulai ketagihan dengan apa yang disebut mobile internet.  Mulai dari pull mail, internet dari handset hingga chatting menggunakan Agile Messenger yang waktu itu masih gratis. Waktu itu rekan-rekan yang sedang online bersama saya sering tidak percaya kalau saya bilang sedang online di dalam bus kota atau di kantin kampus, hehehe..wajar saja kan, di jaman itu notebook masih merupakan hal yang masih jarang dijumpai di kampus..terlebih untuk mengakses internet sebagian besar masih mengandalkan warnet yang ada di kampus karena murah dan masih bersedia ngantri kalau baru dalam keadaan kepepet.

Baru kali itu saya merasakan kehidupan dan tren kebiasaan internet saya berubah. Saya lebih banyak menggunakan Nokia 3660 saya untuk chatting, sekedar buka internet dari browser bawaan handset atau dengan menggunakan opera mini yang waktu itu masih belum digratiskan penggunaannya, ngecek status friendsterJ, cek email, mulai lebih suka berkirim email untuk berkorespondensi dengan dosen dan rekans, serta jika perlu berinternet dengan PC tinggal memfungsikan handset sebagai modem dengan bantuan infrared device..duh gaya bener waktu itu.

Dari euforia dan kenikmatan menggunakan fasilitas tadi akhirnya memunculkan berbagai tuntutan baru yang mungkin belum bisa dipenuhi oleh handset yang saya miliki waktu itu, diantaranya konsumsi batre handset yang cenderung lebih boros, keinginan push mail layaknya sms, paket internet unlimited tanpa batas tanpa kuotaJ, dan layanan chatting yang lebih spesifik serta bisa bertukar file secara real-time

Ternyata bagi saya harapan itu pelan-pelan terjawab dimulai pada tahun 2008 dimana saya mulai menggunakan paket internet unlimited dari salah satu operator yang kemudian lebih banyak saya pergunakan di handset saya waktu itu yakni O2 XDA II. Namun, satu hal yang tidak pernah bisa dipenuhi dari sebuah PDAphone seperti XDA II adalah batre yang tetap saja boros, bahkan lebih boros dari Nokia 3660 saya dulu. Dan harapan itu sedikit banyak terakomodasi ketika [karena tuntutan pekerjaan saya waktu itu] akhirnya saya mengenal Handset Blackberry Huron 8820 saya.

Yap, Blackberry ternyata adalah jawaban atas semua keinginan dan harapan saya akan mobile internet 6 tahun yang lalu. Setidaknya sampai saat ini semua fungsi itu masih sanggup dikerjakan oleh handset blackberry saya…

Padahal kalau tidak salah, sejak jaman saya kuliah dulu pun sudah ada blackberry ya…lalu kenapa jawaban itu baru terakomodir sekarang ya

Written by dr. Gama Diswita

May 12, 2010 at 16:37

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.